Jumat, 15 Juli 2011

Batuk Saat Hamil Muda

DOKTER, saya sedang hamil 4 bulan, sejak 2 hari lalu saya batuk. Batuknya sering sampai perut saya sakit. Saya takut minum obat karena khawatir berakibat pada kehamilan saya. Apakah saya boleh minum obat batuk saat hamil muda? Terima kasih Dok.
Ny. Ria di Bandung
Ibu Ria yang terhormat.
SEBAGAIMANA manusia umumnya, dalam keadaan cuaca saat ini, tidak heran bila ibu mengalami batuk atau pilek. Semua ibu hamil dapat mengalami penyakit-penyakit yang diderita oleh ibu tidak hamil. Intinya adalah ibu hamil harus menjaga dirinya agar tidak mudah kena penyakit, terutama trimester pertama (12 minggu pertama) karena masa tersebut merupakan masa pertumbuhan janin.
Umumnya penyakit batuk atau batuk pilek bukan merupakan hal yang berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya, akan tetapi gejalanya dapat mengganggu ibu karena saat batuk perut merasa tertarik dan tidak nyaman. Pada kehamilan lebih dari 4 bulan, obat-obat batuk relatif lebih aman dipakai daripada usia kehamilan kurang dari 3 bulan. Obat batuk yang dapat dipakai adalah yang mengandung anti-histamin kecuali beberapa macam tidak dianjurkan untuk dipakai pada trimester pertama. Selain itu, yang dibolehkan adalah obat yang cukup aman dan banyak pre-paratnya, yakni yang mengandung dextromethorphan.
Merek obat batuk sangat banyak, karena kebanyakan obat batuk termasuk kategori C (dipakai hanya dengan pertimbangan kegunaannya lebih besar daripada risikonya) dan karena etika penulisan pada media cetak dokter tidak boleh mengunggulkan salah satu merek, Ibu dapat membaca kandungan obat batuk tersebut yang tertera pada kemasan obat-obat batuk. Obat yang mengandung pseudoephedrine sebaiknya dihindari pemakaiannya pada trimester pertama.
Cara lain mengatasi batuk tanpa obat-obatan adalah minum yang banyak, minum teh hangat, juice, air putih, cairan yang banyak dapat mengencerkan dahak sehingga mengurangi rangsangan batuk. Perlu diketahui bahwa guncangan perut karena batuk tidak akan menyebabkan keguguran atau mulainya persalinan. Menggosok dada dengan preparat mengandung mentol atau penghangat lainnya (kayu putih), banyak beristirahat, memakai obat isap hidung, atau melakukan penguapan dapat sangat membantu. Bila masih bingung, segera hubungi dokter terdekat.
Semoga ibu cepat sembuh."*
Dok, putri bungsu saya sekarang berusia 12 tahun. Belum haid, namun sejak beberapa waktu lalu menderita keputihan, kadang gatal. Saya sudah beritahu tentang cara cebok yang baik. Saya juga sudah bilang bahwa celana dalam harus tetap kering, jadi harus sering diganti. Namun keputihan itu masih ada. Bagaimana Duk? Terima kasih sebelumnya.
Ny. Dwiani di Bandung
Ibu Dwi yang terhormat.
Keputihan sering menjadi ciri yang normal terjadi [tada gadis menjelang haid (menarche/ haid yang pertama kali datang). Warna keputihan yang normal dapat bening seperti air Hut, atau putih jernih agak kental, namun tidak berbau dan tidak menyebabkan rasa gatal. Hal ini harus diketahui oleh para remaja agar dapat membedakannya dengan keputihan penyakit.Apabila dilakukan pemeriksaan apus cairan vagina di laboratorium, hanya terlihat beberapa sel epitel vagina dan sel darah putih/lekosit polimorfonuk-lier (PMN) 5 per lapangan pandangan (pemeriksaan mikroskopik), tidak terlihat jamur atau mikroorganisme patogen.
Keputihan yang merupakan penyakit infeksi vagina atau vulva (vulvovaginitis), biasanya berpenampilan cairan vagina yang berwarna kekuningan, putih keruh, atau putih bergerombol seperti kepala susu pecah, dapat berbau, dapat pula terasa gatal. Daerah kemalu-an (vulva) dapat terlihat iritasi, berwarna kemerahan atau menipis dan terdapat bekas garukan. Penyebabnya dapat berupa kontaminasi feses dari anus (ibu sudah mengajarkan cara cebok yang benar), kuman dari sekitar kemajuan yang lembap (sering memakai celana stretch, nilon, berkeringat, atau kebersihan kurang baik. Pada anak kecil, dapat pula terjadi keputihan akibat iritasi benda asing yang masuk ke dalam vagina).Hindari pemakaian celana ketat, legging, atau celana nilon, dan jaga kebersihan serta kelembapan. Apabila Ibu meragukan keputihannya sebagai penyakit, hawalah putri Ibu ke dokter kandungan ter-dekat.*"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar